Lokasi
Beranda > Berita > Jawa Barat > Abdul Muiz Kenalkan Wisata Jabar ke Komunitas Luar Negeri

Abdul Muiz Kenalkan Wisata Jabar ke Komunitas Luar Negeri

IMG-20160812-WA0033

Sukabumi, jabar.pks.id — Jawa Barat memiliki alam yang indah dan udara yang sejuk. Kondisi alam ini merupakan anugerah tersendiri bagi Jawa Barat. Banyak wisatawan yang menikmati kondisi alam Jawa Barat, kemudian merasa nyaman dan memutuskan untuk kembali lagi di lain waktu. Ini juga terjadi ketika Abdul Muiz, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menemani komunitas Fariq Kal Ghoits pada Selasa (9/8) untuk menjelajahi potensi wisata di Jawa Barat Selatan.

“Mereka kita ajak untuk menyusuri jalur selatan Lebak sampai ke pantai selatan Pelabuhan Ratu. Kita bawa melewati bukit dan jalan berliku, juga menikmati pemandangan eksotis berupa gunung, rimba, pantai, dan sungai sepanjang perjalanan,” katanya.

Setelah diajak menyusuri Jabar Selatan, lanjut Abdul Muiz, mereka merencanakan untuk datang lagi ke Jawa Barat pada waktu mendatang. Mereka ingin mengadakan kegiatan yang lebih besar dalam waktu yang lebih lama. Mereka juga penasaran dengan destinasi wisata yang baru, yaitu Geopark Ciletuh.

Fariq Kal Ghoits sendiri merupakan komunitas pengusaha muda di berbagai bidang. Mereka berasal dari timur tengah, seperti Kuwait, Emirat, Yordania, Omman, Mesir, Maroko, dan Palestina. Selain ingin menikmati keindahan alam Jawa Barat, mereka juga melakukan berbagai aksi sosial untuk membantu masyarakat.

Di Yayasan Al-Husna, Sukabumi, mereka mengadakan bazar amal. Mereka memberikan santunan dan bingkisan kepada 150 anak yatim dan 300 paket sembako untuk orang-orang yang membutuhkan, seperti orang jumbo, tuna netra, pekerja kasar, dan kaum dhuafa.

“Selain itu, mereka juga memfasilitasi anak muda yang ingin merintis usaha di bidang jahit-menjahit dan kuliner. Mereka membagikan 15 mesin jahit moderen dengan 35 fungsinya. Mereka juga memberikan 15 gerobak plus modal awal untuk masyarakat yang ingin memulai usaha,” ungkapnya.

Menurut Dr. Ubaid, ketua rombongan Komunitas Fariq Kal Ghoits, anggota komunitasnya sangat tertarik dengan kebudayaan Jawa Barat. Mereka terharu atas sambutan yang hangat, kelembutan budi, dan sopan santun masyarakat Jawa Barat. Mereka juga belajar beberapa kosakata bahasa sunda, seperti, “Kumaha damang?”. (DLS)

Baca juga

Leave a Reply

Top