Lokasi
Beranda > Berita > Jawa Barat > PKS Jawa Barat Gelar Bincang Tokoh Kartini

PKS Jawa Barat Gelar Bincang Tokoh Kartini

PicsArt_04-28-02.39.16
 .

 

Bandung, jabar.pks.id — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (BPKK DPW PKS) Jawa Barat menyelenggarakan acara Bincang-Bincang Tokoh Kartini Masa Kini dengan tema “Emansipasi vs Kekerasan terhadap Perempuan”, Sabtu, 29 April 2017. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini dan Milad 19 PKS yang diselenggarakan di Hotel Grand Pasundan, Kota Bandung.

 

Bincang-bincang Tokoh ini akan dihadiri oleh 150 orang peserta dari unsur partai politik, perwakilan organisasi masyarakat di Jawa Barat, tokoh masyarakat, ketua dan sekretaris bidang BPKK DPD PKS dari 26 kota dan kabupaten di Jawa Barat dengan menghadirkan tiga orang narasumber, yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Dr. Hj. Netty Prasetiyani, Kepala Dinas P3AKB Dr. Ir. Hj. Dewi Sartika, M.Si., dan Ketua Salimah Jawa Barat Dra. Hj. Ani Rukmini, M.Ikom, serta anggota legislatif dari Fraksi PKS DPRD Jawa Barat Drg. Hj. Is Budi Widuri, M.M selaku moderator.

 

Tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia menjadi keprihatinan BPKK DPW PKS Provinsi Jawa Barat. Sepanjang tahun 2016, berdasarkan data yang dihimpun Komnas Perempuan, 13.602 kasus kekerasan menimpa perempuan di Indonesia. Provinsi Jawa Barat sendiri berada dalam urutan ke-3 dengan jumlah kekerasan yang terjadi, yaitu sebanyak 1.377 kasus.

 

Hari Kartini yang seyogyanya menjadi barometer status dan peran strategis perempuan dalam tatanan kehidupan keluarga dan masyarakat seperti ironi bagi fakta-fakta di lapangan. Benarkah  nilai-nilai yang dibawa Kartini adalah  emansipasi perempuan yang sekadar menuntut persamaan hak antara perempuan dan laki laki di segala bidang? Ataukah yang sebenarnya dibawa Kartini adalah nilai-nilai yang lebih luhur dari sekedar bisa berperan seperti halnya laki laki? Nilai-nilai yang bisa membawa perempuan kepada kehidupan yang lebih maju, lebih berdaya, lebih terjaga dan terlindungi, nilai-nilai yang ketika itu terwujud tidak semata akan memberikan kemajuan kepada perempuan, tetapi juga memberi pengaruh positif bagi kemajuan seluruh unsur keluarga dan menciptakan sebuah ketahanan keluarga, yang akhirnya akan memberikan kontribusi pada kemajuan bangsa.

 

Bukan merupakan isu baru, namun selalu menjadi topik perbincangan yang panas. Dan Bincang-bincang Bersama Tokoh ini mencoba mengangkat berbagai pandangan, berbagai hasil kajian dan penelitian untuk berkontribusi dalam mengerem laju angka kekerasan terhadap perempuan, khususnya intuk lingkungan keluarga di Jawa Barat.

Baca juga

Leave a Reply

Top