Lokasi
Beranda > Berita > Kota/Kabupaten > Sukses Gelar Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Makin Dekat dengan Masyarakat

Sukses Gelar Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Makin Dekat dengan Masyarakat

[UNSET]
DPD PKS Bekasi selenggarakan Lomba Membaca Kitab Kuning, Minggu (10/4)

Bekasi, jabar.pks.id – Masyarakat mengapresisasi Lomba Membaca Kitab Kuning yang diselenggarakan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Lomba ini berdampak positif bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Bekasi KH Jamaludin Nawawi saat memberi sambutan di Markaz Dakwah PKS, Tambun Selatan, Minggu (10/4).

“PKS ini punya orang Indonesia. Lomba Membaca Kitab Kuning ini bermanfaat untuk masyarakat. Perlombaan ini menambah kedekatan antara PKS dan masyarakat,” ujarnya, mengomentari perlombaan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Bekasi itu.

Pengelola Pesantren Al Baqiyyatussholihat, Cibogo, Cibarusah, Cikarang, itu berpesan agar PKS memperbanyak kegiatan-kegiatan positif semacam ini. Semakin banyak kegiatan positif, maka semakin banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Ini juga merupakan bagian dari mengajak masyarakat dalam kebaikan (amar ma’ruf).

Dalam kesempatan ini, ia juga memberi ucapan selamat kepada PKS. “Selamat ulang tahun. Semoga membawa keberkahan,” pungkasnya.

Lomba yang diselenggarakan oleh DPD PKS Kabupaten Bekasi ini merupakan salah satu rangkaian acara Milad ke-18 PKS. Pemenang lomba di tingkat kabupaten dan kota akan mengikuti perlombaan di tingkat provinsi. Setelah itu, pemenang di tingkat provinsi akan mengikuti grand final pada 24 April 2016 di Jakarta.

Dewan juri tingkat nasional, yaitu K. H. Syuhada Syarkun dari pesantren Salafiyah Tebuireng, K. H. Ahzami Sami’un Jazuli dari pangasuh yayasan pendidikan Darul Hikmah, K. H Muslih Abdul Karim dari pengaasuh pesantren Baitul Quran, dan juri kehormatan Habib Salim Segaf Al Jufri dari Ketua Majelis Syuro PKS.

Juara grand final akan mendapat hadiah utama berupa tiket umroh. Panitia juga menyediakan sejumlah uang untuk para juara. Adapun kitab kuning yang digunakan adalah Fathul Mu’in. Kitab ini merupakan salah satu kitab fikih terlengkap yang banyak digunakan di pesantren-pesantren di Indonesia. (BKS/DLS)

Baca juga

Leave a Reply

Top